Minggu, 24 Juli 2011

Holiday on The Water

















If you gave me several million years, there would be nothing that did not grow in beauty if it were surrounded by water.
High quality water is more than the dream of the conservationists, more than a political slogan; high quality water, in the right quantity at the right place at the right time, is essential to health, recreation, and economic growth.
Children of a culture born in a water-rich environment, we have never really learned how important water is to us. We understand it, but we do not respect it.

Sabtu, 23 Juli 2011

Doing Something in Holiday Evening





Conversation Again

Pencil : You know i'm really sorry
Eraser : For what? you didn't do anything wrong
Pencil : I'm sorry 'cause you get hurt because of me. Whenever I make a mistake, you're always there to erase it. But as you make my mistake vanish, you lose a part of yourself. You get smaller and smaller everytime
Eraser : That's true. But I dont really mind. You see I was made to do this. I was made to help you whenever you do something wrong. Even though one of these days, I know I'll be gone and you have to replace me with a new one. I'm actually happy with my job. So, please stop worrying. I hate seeing you sad :)

Jumat, 22 Juli 2011

Minggu, 17 Juli 2011

Bermain Layang-Layang





Photobucket
Liburan terlalu panjang. Daripada berdiam diri tak ada tujuan lebih baik bermain layang-layang hahahaha

Jumat, 15 Juli 2011

Gowes Hebat




Entah mengapa aku ingin sekali mengunggah foto ini ke blog~

Rabu, 13 Juli 2011

Mata Hati


Meski derita tak henti menerpa
Badai kehidupan yang datang menerjang ku takkan henti bertahan hingga nanti

Derita si kecil menyayat hati
Tangan yang lemah mencoba meraih
Mungkin suratan jadi orang pinggiran


Lihatlah dan bukalah matahatimu melihatnya lemah terluka
Namun semangatnya takkan pernah pudar hingga Tuhan 'kan berikan jalan

Kalau manusia tak lagi kuasa bagai sebutir debu yang tak berdaya
Lihatlah kini kita begitu rapuh

Lihatlah dan bukalah matahatimu melihatnya lemah terluka
Namun semangatnya takan pernah pudar hingga Tuhan 'kan berikan jalan

 Sebuah lagu dari realiti show di sebuah stasiun televisi swasta yang dengan melihat tayangannya atau mendengar lagu ini saja bisa membuat kita bersyukur atau merenung sejenak akan apa yang telah Allah berikan kepada kita. Apa saja itu, baik buruk hidup ini memang harus kita syukuri. Mengingat ada orang-orang yang mempunyai nasib yang lebih kurang beruntung daripada kita. 
Terima kasih Allah atas semua nikmatmu yang telah kau berikan selama 18 tahun hidupku. Terima kasih atas semua nikmatmu.
Photobucket










Untuk Faiz dan enam adiknya yang kurang beruntung semoga segera diberi keberuntungan.

Minggu, 10 Juli 2011

Tulisan

Selepas malam ini. Melepas lelah, penat yang tanpa akhir yang akan datang bertubi-tubi entah sekarang nanti atau besok.
Lebih baik untuk menikmati udara yang dihembuskan oleh dewi malam.
Suasana yang mistis tidak cukup sepi untuk membuat suara perutku terdengar walau aku tidak dalam keadaan lapar.
Mendengarkan alunan lagu dalam lamunan semu tentang berbagai inspirasi gambaran tentang sejarah masa lalu yang hanya bisa aku bayangkan aku rasakan rasanya yang semua ada rasa, rasa yang menumbuhkan berjuta asa, asa dalam jiwa, jiwa yang muda menuju tua, menuju tua mengampiri senja, senja yang telah lewat berganti malam, malam temaram hitam legam dan seperti semuanya runyam!

Aku sudah sedikit mendapat cahaya dan kesempatan seperti semuanya memang sudah ditakdirkan untuk bertemu. Bertemu dengan kamu. Kamu pertalian darahku.
Semuanya perlahan semakin dekat, dekat dan dekat, lebih dekat daripada hubungan malam dan temaram, lebih dekat daripada semua kata orang tentang pagi, dingin dan embun.
Entah mengapa menulis tanpa tujuan seperti ini lebih nyaman, seperti mencurahkan perasaan yang tak tercurahkan. Lama terpendam dan lama juga tak tercurahkan. Andaikan aku gunung, aku adalah gunung di dasar toba yang ingin meledak, ingin marah. Marah untukmu suatu saat nanti.
Aku dan kenyataan yang aku bawa bersamaku telah mematahkan pepatah lama filsafat kuno dari mulut leluhur, dunia tak selebar daun kelor itu, itu sudah bukan lagi menjadi bagian dari kenyataanku.
Semua lagi-lagi secara sempurna sudah terasa dekat.
dekat mendekat semakin dekat, hilangkan pekat, sembuhkan penat.
Aku melihat harapan..

Sepertinya Mirip



PhotobucketPhotobucket
fucking twin

Si Dangduts


tanpa sengaja foto ini nongol di home facebook-ku, pagi-pagi buka facebook dikasih pantat, hawanya langsung emosional Photobucket


dan liat foto ini sambil dengerin lagu Rekayasa Cincaaah-nya Mbak Inul jadi kerasa lebih pas, emosional untuk bergoyang Photobucket


Cinta...
Kini sudah direkayasa
Diolak alik
Semanis madu
Tapi berbisa...

Cinta...
Kini sudah jadi dilema
Beritanya pun
Selalu ada
Topik utama

**
Nuansanya
Tak lagi melukiskan
Pesonanya
Indahnya kemesraan

Jalinannya
Tak lagi menjanjikan
masa depan kebahagiaan

Reff :

Kalau cinta
Sudah direkayasa
Dengan gaya
Canggih luar biasa
Rindu buatan
Rindu sungguhan
Susah dibedakan

Kalau cinta
Sudah direkayasa
Banyak bocah disulapnya dewasa
Budi yang kaya
Adat budaya
Tak lagi terjaga

Photobucket


dan orang di balik foto itu adalaaaaaaah 
si cantik ini Photobucket

kalian pasti tidak menyangka Photobucket