Chick and Soup tampil pada acara LELAGU--sebuah projek pertunjukan yang
menggabungkan musik unplugged / akustik dan seni visual--di Kedai Kebun
13 Juni 2014
Sabtu, 21 Juni 2014
Chick and Soup
Labels:
Catatan,
Fotografi,
Stage Photography
Bad Cellists
Bad Cellists tampil pada acara LELAGU--sebuah projek pertunjukan yang menggabungkan musik unplugged / akustik dan seni visual--di Kedai Kebun 13 Juni 2014
Labels:
Catatan,
Fotografi,
Stage Photography
Kamis, 19 Juni 2014
Sosok
Labels:
Catatan,
Ethnophotography,
Fotografi
Rayu Amuk
Menangkap ekspresi setan merayu. Aku tak mau lagi berada di antara haru dan biru. Keluar aku membawa merah dan hitam sambil tertawa lepas dalam sendau sengau. Mendadak lirih. Sssst, ada dada muda bersembunyi dari balik bra. Haruskah aku pasang kuda-kuda?
Frekuensi
Mana, mana? Aku tak sedang meminta atau menagih. Tapi mengajakmu bergandengan.
Bukan berarti aku tak mengerti kamu, bahasa dan atau bicaramu.
Aku punya bicara dan bahasa dengan segala fenomenanya yang tak kau tak pernah mengerti.
Ah, sudahlah, mungkin frekuensi kita sedang berbeda.
Labels:
Catatan,
Ethnophotography,
Fotografi
Joy
The miracle isn't that I finished. The miracle is that I had the courage to start.”
― John Bingham, No Need for Speed: A Beginner's Guide to the Joy of Running
― John Bingham, No Need for Speed: A Beginner's Guide to the Joy of Running
Labels:
Catatan,
Ethnophotography,
Fotografi
Run
“Pain is inevitable. Suffering is optional.”
― Haruki Murakami, What I Talk About When I Talk About Running
― Haruki Murakami, What I Talk About When I Talk About Running
Labels:
Catatan,
Ethnophotography,
Fotografi
Rabu, 04 Juni 2014
Fashion As
Fashion
is a product of a society with more than one class in it and where
upward movement between classes is both possible and desirable. Thus it
would seem that, as soon as this kind of society exists, as soon as
modern, capitalist society exists, fashion exists - Malcolm Barnard,
Fashion as Communication
Labels:
Catatan,
Ethnophotography,
Fotografi
Sabtu, 10 Mei 2014
Medgical Band - Juwita Malam
Medgical Band menyanyikan lagu Juwita Malam pada acara Charity Night Kapota Mengajar di Frankwurst, Kota Baru, Yogyakarta tanggal 3 Mei 2014. Terimakasih atas dukungan, partisipasi dan donasi Sahabat Kapota semua. Semoga tetap menginspirasi.
Labels:
Fotografi,
Stage Photography
Oh Kalian!
Mengintip malam pasca hujan.
Dari jendela basah sibuk melihat bayangan.
Entah kerlip lampu atau kedip mataku aku berangan.
Meruang aku dalam aku yang tak ingin melupa segalamu.
Sewajar memejamkan mata dan punctumku itu kamu.
Seperti menghampa seketika walau masih merasa.
Lamunan tak berhenti pada jika dan hanya jika.
Aku ingin mengada seperti bintang di atas sora
Aku tak memintamu untuk tahu
Aku tak pernah berkata padamu tentang aku
Aku tak akan mengusik kehidupanmu
Aku tak perlu menyentuhmu
Menikmati keindahanmu dalam jarakpun aku tak mau
Aku hanya ingin menjadi diriku yang tahu bahwa kekasih itu ada pada dirimu.
Cinta tanpa hasrat yang aku tahu itu saat aku menatap matamu dalam diam dan tanya, dalam pertemuan singkat yang membuatku merasakan lagi sejuknya tetes embun di bawah surau.
Jumat, 04 April 2014
Sheila On 7 Feat Oni and Friends, and SMM 11 Yogyakarta Orchestra - Econostra 2014
Music.Jogjanews.com - Konser orkestra bertajuk ECONOSTRA ini diselenggarakan oleh ESB, komunitas musik Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada pada Minggu (16/2).
Untuk menyajikan konser orkestra yang apik dan epik, ESB bekerja sama dengan beberapa musisi ternama Yogyakarta seperti Oni Krisnerwinto bersama Oni&Friends, Sheila On 7, Batiga, Kelompok Paduan Angklung ESB dan kelompok orkestra Sekolah Menengah Musik Yogyakarta.
Konser orkestra yang akan digelar di Grand Pacific Hall Yogyakarta ini merupakan konser kolaborasi berbagai artis dari berbagai genre dengan orkestra. Musik-musik orkestra memang dikenal sebagai musik yang berat.
Di runtut dari sejarah musik klasik, orkestra biasanya membutuhkan banyak sekali instrument yang berbeda dalam mengiringi sebuah komposisi. Seperti Ein Heldenleben karya Richard Strauss memerlukan 64 alat musik gesek, 13 buah alat musik tiup, lima buah perkusi, dua buah alat musik petik, dan 18 bras.
Melihat hal ini ECONOSTRA hadir dengan konsep untuk membuat musik orkestra lebih dapat “terasa ringan” di telinga masyarakat khususnya masyarakat Yogyakarta. Tanpa mengurangi segi kualitas dan musikalitas, orkestra yang disajikan dalam ECONOSTRA akan disusun sedemikian rupa sehingga penonton dapat merasakan indahnya musik orkestra dengan cinta dan kesederhanaan.
Fatoni Tahar Hidayat selaku panitia ECONOSTRA mengatakan, perpaduan antara Sheila On 7 dan Oni Krisnerwinto bersama Oni&Friends sengaja dipilih karena Sheila On 7 adalah band pop Jogja yang sudah lama hadir di dunia musik tanah air dan terkenal dengan lagu-lagu yang sederhana dan “merakyat”.
Sementara kemampuan Oni Krisnerwinto sebagai arranger yang hebat sudah tidak perlu diragukan lagi., Oni Krisnerwanto bersama Oni&Friends akan mengaransemen lagu-lagu karya Sheila On 7 ke dalam format orkestra.
Oleh karena itu kolaborasi ini akan menghasilkan konser musik orkestra yang dapat menggeser stereotipe yang melekat pada musik orkestra yang berat dan melelahkan menjadi musik orkestra yang ringan dan nyaman di telinga dan hati penikmatnya.
Pada Big Meeting Econostra, Minggu (12/1) di pendopo rumah Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis, UGM, Wihana Kirana Jaya, Oni Krisnerwinto mengatakan bahwa melihat konsep yang diusung, konser ini akan menjadi konser yang sangat “optimal”.
Adam Sheila On 7 menambahkan, konser ini tidak hanya mengandalkan kemampuan audio tetapi juga memperhatikan ranah visual.
Oleh sebab itu mengingat akan ditampilkannya kreativitas tanpa batas yang ditunjukkan oleh pelaku seni Yogyakarta dalam ECONOSTRA, konser orkestra ini patut diperhitungkan dan menjadi konser yang paling layak dinanti di awal tahun 2014. (sumber: http://music.jogjanews.com/category/features/feb-ugm-bersiap-gelar-econostra-konser-kolaborasi-so7-dan-musik-orkestra-onifriends)
Sheila On 7 Feat Oni and Friends, and SMM 11 Yogyakarta Orchestra - Econostra 2014
Labels:
Catatan,
Fotografi,
Stage Photography
Kiss The Funky Monkey's World Tour Live at Bosche Club Yogyakarta
March 4th, the day we were looking forward to play at Jogjas popular Boshe Club which promises euphoria atmosphere and a great sound system.
The ride to our soundcheck was crazy! We rode right into a really strong rain which instantly flooded the streets. Alex and Roman had a comfortable trip in a cab, while Benjo, Stefan and Felix were thinking it was a good idea to take a ride on their motorbikes… well it kinda was despite of getting completely soaked and riding halfway under water.
We safely arrived at Boshe a “little” wet and found ourselves standing in a nice big place with a great stage, obviously made for amazing shows.The day before we already made two new friends – Yudha and Fala, who took awesome pictures, showed us around in Jogja, helped us out with drum equipment and we had a lot of fun with the two of them. That night Boshe’s line up was filled with 4 other local bands and Kiss The Funky Monkey as headliner. Baca lanjutannya..
Kiss The Funky Monkey's World Tour Live at Bosche Club Yogyakarta
Crowds go bananas for Kiss the Funky Monkey. The band offers a unique punk-pop, funk-rock blend and the party-all-night energy of these five German guys is contagious.
In an old industrial building in 2012 they built their rehearsal rooms, studio and a creative center where they produce straight forward riffs, catchy melodies and original lyrics that you’ll be playing on repeat.
In early 2013 the Kiss the Funky Monkey EP was released. The band is currently excited to announce that their debut album Vive Le Clöb and the music video of the single ‘MDMA’ are about to be released in early 2014. With a range of side projects like The Students, Bambi and the Boys, Like a Boss, Synthie and Roman, Lonely Boys and The Lipstix, KTFM demonstrates a constant creative flow, driving them toward new horizons. The band draws from both old and new, inspired not only by 90's boy bands and indie bands but also from world famous rock and pop acts like Red Hot Chili Peppers, Metallica and Carly Rae Jepsen.
They never take themselves too seriously, but when it comes to their music and shows, the monkeys give it their all. Even if they missed the boyband train, front man Roman brings the dream back to life, delivering a show all audiences will love. Two guitars, bass and high-class drums complete the package. Bars, clubs, open air festivals, national or international gigs, when Kiss the Funky Monkey walks in the door, the party is just getting started…(http://kissthefunkymonkey.com/about-english/)
Labels:
Catatan,
Fotografi,
Stage Photography
Langganan:
Postingan (Atom)


